Pertanggungjawaban Para Pihak terhadap Protokol Notaris sebagai Arsip Negara

Authors

  • Dyah Listyarini Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.14421/ajish.v53i2.598

Abstract views: 591 PDF downloads: 486

Keywords:

notaris, protokol notaris, majelis pengawas notaris

Abstract

Abstract: The problem that often arises in connection with the Notary Protocol is when a Notary dies or retires. This paper intends to study and examine the legal rules related to the transition process of the Notary Protocol as State Archives from the heirs of the Notary who passed away to the Substitute Notary Public and the roles and responsibilities of the Notary Supervisory Council in the process of transitioning the Notary Protocol. Based on the study that has been done, it is found that the process of transferring the Notary Protocol from a Notary who died to a Notary Public is carried out by the Notary's heir who died. In this case, the heirs of a Notary are obliged to submit the Notary Protocol to a Substitute Notary who is appointed by the Notary Supervisory Council. The Notary Supervisory Council plays a role and is responsible for providing guidance and supervision to Notaries and at the same time taking Notary Protocols from the Notary's heirs to be submitted to the Substitute Notary Public.

Abstrak: Persoalan yang sering muncul berkaitan dengan Protokol Notaris adalah ketika seorang Notaris meninggal dunia ataupun purna tugas. Tulisan ini hendak mengkaji dan meneliti aturan hukum terkait proses peralihan Protokol Notaris sebagai Arsip Negara dari ahli waris Notaris yang meninggal dunia kepada Notaris Pengganti dan peran serta tanggung jawab Majelis Pengawas Notaris dalam proses peralihan Protokol Notaris tersebut. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan diperoleh temuan bahwa proses peralihan Protokol Notaris dari Notaris yang meninggal dunia kepada Notaris Pengganti dilakukan oleh ahli waris Notaris yang meninggal dunia. Dalam hal ini  ahli waris Notaris berkewajiban menyerahkan Protokol Notaris kepada Notaris Pengganti yang ditunjuk oleh Majelis Pengawas Notaris. Adapun Majelis Pengawas Notaris berperan dan bertanggung jawab melakukan pembinaan dan pengawasan kepada Notaris dan sekaligus mengambil Protokol Notaris dari ahli waris Notaris untuk diserahkan kepada Notaris Pengganti.

References

Amsyah, Zulkifli, Manajemen Kearsipan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005.

Budiono, Herlien, Dasar Teknik Pembuatan Akta Notaris, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2013

Hasugian, Jonner, Sanksi Perdata dan Administratif terhadap Notaris sebagai Pejabat Publik, cet. 2, Bandung: Refika Aditama, 2009.

Mertokusumo, Sudikno, Hukum Acara Perdata Indonesia, Yogyakarta: Liberty, 1998.

Notodisoerjo, Soegondo, Hukum Notariat di Indonesia (Suatu Penjelasan), Cet. Ke-2, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1993.

Nusyirwan, Membedah Profesi Notaris, Bandung: Universitas Padjadjaran, 2000.

Soesanto, R., Tugas, Kewajiban dan Hak-hak Notaris, Wakil Notaris, Jakarta: Pradnya Paramita, 1982.

Tan Thong Kie, Studi Notariat – Serba-serbi Praktek Notaris, Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 2000.

Tobing, G.H.S., Lumban. Peraturan Jabatan Notaris, Jakarta: Erlangga, 1992.

Undang-undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.

Wawancaa dengan Ahli Waris alm. Sugi Endro Amiarso, Maret sd sekarang.

Wawancara dengan Bapak Dr. Agus Pandoman, SH., M.Kn. Akademisi, Staf Pengajar Magister Kenotariattan UII, tanggal 4 Agustus 2017.

Wawancara dengan Dr Herri Purwanto, Staf Pengajar Fakultas Hukum UGM, tanggal 4 Maret 2018.

Wawancara dengan Enarwanto Amiarso, SH., M.Kn., tanggal 14 September 2017.

Wawancara dengan Enarwanto Notaris Penerima Protokol yang telah menerima SK dari Kemnhum dan HAM Wilayah Yogyakarta, hari Kamis 3 Agustus 2017 di Kantor Notaris Jl Yogya Wonosari.

Wawancara dengan Hari Purwanto, Dosen Fakultas Hukum UGM dan Mantan MPD Kabupaten Bantul, tanggal 24 januari 2018, bertempat di Fakultas Hukum UGM.

Wawancara dengan Harry Purwanto, MPD dan Akademisi dari UGM, pada tanggal 11 Desember 2017.

Wawancara dengan Iin Suni Atmaja, SH., M.H. MPD wakil dari Notaris Kabupaten Bantul tanggal, 20 November 2017.

Wawancara dengan Neneng Notaris Calon Penerima Protokol hari Sabtu 5 Agustus 2017 di Kantor Notaris Jl Parangttritis KM 5 Bantul Yogyakarta.

Wawancara dengan Suwarno, SH, Selaku MPD wakil Pemerintah dari Kemenhum Wilayah Yogyakarta tanggal 2 Maret 2018.

Wawncara dengan Prof. Dr. Drs. H. Makhrus M, SH., M.Hum. Akademisi atau Dosen pada Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 12 Januari 2018.

Published

03-09-2019

How to Cite

Listyarini, D. (2019). Pertanggungjawaban Para Pihak terhadap Protokol Notaris sebagai Arsip Negara. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 53(2), 446–461. https://doi.org/10.14421/ajish.v53i2.598

Issue

Section

Articles