Zakat dan Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM)

Perdana Nur Ambar Setyawan

Abstract


Abstract: Nowadays, the sharia banking serves as an increasingly vibrant Islamic financial industry with financing as the main sector having the largest contribution in the business operation of sharia banking. Financing for the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) functions as one of the considerably profitable components for sharia banks. However, financing small business sectors in Indonesia poses some risks of non-performing financing (NPF), which is of particular concern to regulators. The higher the NPF ratio of a bank, the greater its credit risk. Some of the risks of non-performing financing are unforeseeable circumstances, such as natural disasters, riots and fires, also known as Force Majeure. Using a normative-empirical approach, this study aims to provide an alternative solution to non-performing financing attributed to Force Majeure factors through the appropriate pattern of zakat distribution in favor of debt-ridden MSMEs (gharimin). This alternative solution is not only applicable for reducing the NPF ratio for banks, but also relevant in helping the recovery of debtors’ economic conditions after the occurrence of Force Majeure.

Abstrak: Saat ini, sektor perbankan menjadi industri keuangan syari’ah yang kian marak. Sektor bisnis terbesar dari perbankan syari’ah saat ini masih disokong oleh sektor penyaluran pembiayaan. Pembiayaan pada segemen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu komponen laba bagi bank syari’ah yang patut diperhitungkan. Akan tetapi, risiko pembiayaan macet atau Non-Performing Financing (NPF) masih menjadi momok dan hal itu menjadi perhatian khusus bagi regulator. Semakin besar rasio NPF pada suatu bank, semakin tidak sehat juga bank tersebut. Di antara penyebab risiko pembiayaan macet berada di luar kemampuan manusia seperti bencana alam, huru-hara, dan kebakaran atau disebut juga Force Majeure. Dengan menggunakan pendekatan normatif-empiris, penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pola pendistribusian zakat yang tepat dan berpihak pada pelaku UMKM yang terlilit hutang (gharimin) maka zakat dapat menjadi solusi alternatif bagi penyelesaian pembiayaan macet yang disebabkan oleh faktor Force Majeure. Tidak hanya dalam mengurangi NPF bagi bank, tetapi juga penanganan pemulihan kondisi ekonomi pada debitur pasca terjadinya Force Majeure.


Keywords


UMKM; pembiayaan bermasalah; zakat; penyelamatan pembiayaan

References


Aflah, Noor Kuntarno dan Mohd. Natsir Tajang. Zakat dan Peran Negara. Jakarta: Forum Zakat. 2006.

Amelia, Erika. “Penyaluran dana Zakat Produktif Melalui Pola Pembiayaan (Studi Kasus BMT Binaul Ummah Bogor)”, dalam Jurnal Signifikan. Vol. 1, No. 2, Tahun 2012.

Amin, Maruf dkk. Himpunan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Sejak 1975. Jakarta: Erlangga. 2001.

Arief, Abd. Salam, “Zakat, Tanggung Jawab Sosial, dan Pemberdayaan Ekonomi Umat”, dalam Asy-Syirah. Vol. 50, No. 2, Desember 2016.

Asnaini. Zakat Produktif dalam Perspektif Hukum Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2008.

Ghazali, Abu Hamid al-, Rahasia Puasa dan Zakat, Bandung: Mizan Media Utama, 2001.

Gusfahmi. Pajak Menurut Syari’ah. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. 2007.

Hasan, M. Ali. Pengantar Hukum Zakat dan Wakaf. Surabaya: Al Ikhlas. 1995.

Hasan, M. Ali. Zakat dan Infaq: Salah Satu Solusi Mengatasi Problematika Sosial di Indonesia, Jakarta: Kencana Persada Media Group. 2008.

Indonesia, Ikatan Bankir. Memahami Bisnis Bank Modul Sertifikasi Tingkat I. Jakarta: PT Gramedia Pustaka. 2013.

Karim, Adiwarman. Ekonomi Mikro Islami. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. 2007.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Mahmud, Abdul Hamid. Ekonomi Zakat: Sebuah Kajian Moneter dan Keuangan Syari’ah. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. 2006.

Mas’udi, Masdar Farid. Pajak itu Zakat. Bandung: Mizan Media Utama. 2010.

Muhammad. Bank Syari’ah Problem dan Prospek Perkembangan di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2005.

Muhammad. Manajemen Bank Syari’ah. Yogyakarta: STIM YKPN. 2002.

Muhammad. Manajemen Dana Bank Syari’ah. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada. 2014.

Peraturan Menteri Agama No. 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah Serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif.

Peraturan OJK No. 15/POJK.03/2017 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Umum.

Qadir, Abdurrachman. Zakat dalam Dimensi Mahdhah dan Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 1998.

Qardhawi, Yusuf, al-. Fiqhuz-Zakat. Jakarta: PT. Pustaka Litera Antarnusa. 2002.

Said, Muh., “Problema UU Zakat Indonesia (Refleksi Misi al-Siyasah al-Syar'iyyah”, dalam Jurnal Asy-Syirah. Vol. 43, No. 2, Desember 2009.

Satrio, J. Hukum Perikatan-Perikatan pada Umumnya. Bandung: Alumni. 1993.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menegah.

Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Utsaimin, Muhammad bin Shalih, al-. Fikih Zakat Kontemporer.

Surakarta: Al Qowam. 2011.

____________. Sifat Zakat Nabi. Jakarta: Darus Sunnah Press. 2014.

Zuhaily, Wahbah, az-. Zakat: Kajian Berbagai Mahzab. Terj. Agus Effendi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2008.

www.baznas.go.id.

www.bps.go.id.

www.depkop.go.id.

www.detik.com.

www.ojk.go.id.




DOI: http://dx.doi.org/10.14421/asy-syir'ah.2018.52.1.133-153

Article Metrics

Abstract view : 85 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 58 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Refrensi      : eztekno.com

Print ISSN    : 0854-8722

Online ISSN : 2443-0757

Indexed By :