Epistemologi Ushul Fiqh: Antara Pembaharuan dan Pemberdayaan Mekanisme Istinbath al-Ahkam

Authors

  • A. Yasid A. Yasid

DOI:

https://doi.org/10.14421/ajish.v45i1.3

Abstract views: 3431 PDF downloads: 2738

Keywords:

logika, hukum Islam, filsafat yunani, istinbath al-ahkam

Abstract

Epistemologi  ushul  fiqh  merupakan  teori  ilmu  hukum yang  dibangun  untuk  mengkreasi  diktum-diktum  fiqh  yang  amat diperlulan untuk  tatakelola  kehidupan  ummat  manusia  sehari-hari. Epistemologi ini mula-mula dibangun oleh al-Syafi’I pada abadke-2 hijriyah  untuk  merespons  alotnya  perdebatan  hukum  antara kalangan  ahl  al-ra’y dan  ahl  al-hadith  saat  itu.  Dengan  hadirnya epistemologi ini maka setiap perdebatan menyangkut hukum  dalam Islam  bisa  dibingkai  secara  akademik  karena  dapat  merujuk  pada kajian  teori  tertentu.  Struktur  ilmu  ushul  fiqh  memadukan unsur teks normatif berupa wahyu verbal di satu pihak dan logika formal di  pihak  lain.  Dengan  struktur  seperti  ini  tidak  sedikit  kalangan menganggap bahwa ilmu ini merupakan falsafah Islam faktual yang berfungsi  mengawasi  kehidupan  manusia  yang  senantiasa beraktivitas  di  muka  bumi.  Tujuan  ilmu  ushul  fiqh  adalah memunculkun  ketentuan  hukum  agar  manusia  tidak  menyimpang dari fitrahnya dan terseret ke dalam berbagai ketimpangan. Karena itu, pemberdayaan ilmu ini secara optimal dan proporsional diyakini dapat  memaksimalkan  proses  istinbath  al-ahkam yang  dapat berimplikasi pada dinamika hukum Islam sesuai tingkat perubahan masyarakat.

Downloads

Published

01-01-2011

How to Cite

A. Yasid, A. Y. (2011). Epistemologi Ushul Fiqh: Antara Pembaharuan dan Pemberdayaan Mekanisme Istinbath al-Ahkam. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 45(1). https://doi.org/10.14421/ajish.v45i1.3

Issue

Section

Articles