Efektifitas ‘Uq?bat dalam Qanun No. 14/ 2003 dan DQHR Tentang Khalwatdan Ikhtilath

Danial Danial

Abstract

Salah  satu  bentuk  hukuman  yang  terkandung dalam Qanun nomor 14/ 2003 tentang khalwat dan DQHR tentang  Khalwat  dan  Ikhtilath  adalah  cambuk.  Bentuk hukuman  ini  belum  pernah  dikenal  dalam  peraturan perundang-undangan,  khususnya  pidana  yang  berlaku  di Indonesia.  Karena  Qanun  setingkat  dengan  Peraturan Daerah  dan  berada  di  bawah  Undang-undang.  Di  sisi  lain, hukum meterial di bidang pidana yang ingin dilaksanakan di Aceh adalah hukum pidana Islam. Akan tetapi, lembaga atau penegak  hukumnya  masih  berdasarkan  undang-undang nasional  yang  juga  berlaku  bagi  semua  daerah  lain  di Indonesia.  Pertanyaannya  adalah  pertama,  apakah  ketentuan bentuk  'uq?bat tersebut  sesuai  dengan  hirarki  dan  asas peraturan perundang-undangan  yang  berlaku  di  Indonesia. Kedua,  bagaimana  pula  efektifitas  penegak  hukum  dalam melaksanakan  isi  qanun  dimaksud?  Kedua  persoalan  inilah
yang menjadi fokus bahasan dalam tulisan ini.

Full text article

Generated from XML file

Authors

Danial Danial
asy_syirah@yahoo.com (Primary Contact)
Efektifitas ‘Uq?bat dalam Qanun No. 14/ 2003 dan DQHR Tentang Khalwatdan Ikhtilath. (2011). Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 45(1). https://doi.org/10.14421/ajish.v45i1.2

Article Details

How to Cite

Efektifitas ‘Uq?bat dalam Qanun No. 14/ 2003 dan DQHR Tentang Khalwatdan Ikhtilath. (2011). Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 45(1). https://doi.org/10.14421/ajish.v45i1.2