Fiqih Politik NU: Studi Pergeseran dari Politik Kebangsaan ke Politik Kekuasaan

Authors

  • Achmad Warid

DOI:

https://doi.org/10.14421/ajish.v43i1.97

Abstract views: 863 PDF downloads: 1013

Keywords:

fiqih politik, NU, politik kebangsaan, politik kekuasaan

Abstract

Pada dasarnya, NU memandang politik sebagai upaya bersama memperbaiki negara dengan berwawasan kebangsaan.  Terjun ke dunia politik (bukan politik praktis), pada masa kolonial, merupakan kewajiban agama, sebab, penjajah telah menginjak-injak martabat bangsa Indonesia, dan inilah politik kebangsaan. Akar historis keterlibatan kyai NU dalam kegiatan politik (bisa dilacak) dimulai jauh ke belakang, yakni ke masa-masa penjajahan. Pergeseran kebijakan politik kebangsaan ke politik kekuasaan yang dilakukan kyai NU sangat terkait dengan masalah perebutan kekuasaan, kedudukan, dan posisi di pemerintahan.

Downloads

Published

15-01-2009

How to Cite

Warid, A. (2009). Fiqih Politik NU: Studi Pergeseran dari Politik Kebangsaan ke Politik Kekuasaan. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 43(1). https://doi.org/10.14421/ajish.v43i1.97

Issue

Section

Articles