Perempuan dan Narasi Kekerasan: Analisis Hukum dan Medis Sirkumsisi Perempuan

Mukhammad Zamzami

Abstract


Artikel ini membahas tentang narasi kekerasan terhadap praktik sunat perempuan perspektif Islam dan medis. Secara umum, tidak ada argumen otoritatif, baik Al-Qur’an maupun Hadis yang secara khusus melegalkan praktik penyunatan ini. Para ulama memiliki pandangan berbeda mengenai masalah ini, beberapa di antaranya menetapkan hukum khitan perempuan ini sebagai wajib, sunah, atau makrûmah (bentuk kemuliaan bagi perempuan). Dalam perspektif medis, sunat perempuan tidak memiliki keuntungan bagi kesehatan, justru praktik tersebut menyebabkan efek negatif seperti kerusakan alat kelamin dan mengganggu fungsi normal organ reproduksi. Selain itu, praktik ini dapat menyebabkan efek samping dalam jangka pendek dan jangka panjang. Praktik semacam itu juga bisa menimbulkan trauma dan tekanan psikologis pada perempuan yang mengalaminya.

Keywords


sirkumsisi, perempuan, kekerasan, medis

References


Abadi, Abu al-Thayyib Muhammad Shams al-Haq al-‘Azîm. ‘Awn al-Ma‘bûd Sharh Sunan Abî Dâwûd: Ma‘a Sharh al-Hâfidh Ibn al-Qayyim al-Jawzîyah, ‘Abd al-Rahmân Muhammad ‘Uthman (ed.), Vol. 14. Madinah: al-Maktabah al-Salafiyyah, 1969.

Arivia, Gadis. Feminisme: Sebuah Kata Hati. Jakarta: Kompas, 2006.

Banna (al), Jamâl. Khitân al-Banât lays Sunnah wa lâ Makrûmah wa lâkin Jarîmah. t.t.: Maktabah al-Fikriyyah, t.th.

Bawwab (al), Muhammad Raf‘at. Khitân al-Banât fî Mîzân al-Dîn wa al-Thibb. Kairo: Maktabah al-Mîdanî, 1997.

Bukhari (al), Abu ‘Abd Allah Muhammad b. Ismâ’îl. al-Jâmi‘ al-Shahîh, Muhib al-Dîn al-Khatîb (ed.), Vol. 2. Kairo: al-Mathba‘ah al-Salafîyah, 1403 H.

Daud, A. Islam dan Masyarakat Banjar: Deskripsi dan Analisa Kebudayaan Banjar. Jakarta: PT Grafindo Persada, 1997.

Erwan, W. “Sunat Laki-laki dan Perempuan pada Masyarakat Jawa dan Madura: Antara Mitos Seksual dan Alasan Sosio-Religi”, Jawa Pos, 24 Mei 2003.

Fayyad, Muhammad. al-Batr al-Tanâsulîy li al-Inâth: Khitân al-Banât. Mesir: Dâr al-Shurûq, 1998.

Jamil, Asriati. “Sunat Perempuan dalam Islam: Sebuah Analisis Gender”, dalam Refleks: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat, Vol. 3, No. 2, 2001.

Jawad, Haifa A. Otentisitas Hak-hak Perempuan: Perspektif Islam atas Kesetaraan Gender. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2002.

Jum‘ah, ‘Ali. al-Kalim al-Tayyib Fatâwâ ‘Ashrîyah, Vol. 1. Kairo: Dâr al-Salâm, 2009.

Jum‘ah, ‘Ali. Fatâwâ al-Nisâ’: Fatâwâ wa Ahkâm li al-Mar’ah al-Muslimah. Kairo: Dâr al-Muqatam, 2012.

Maulida, Indah. “Konstruksi Sosial Budaya tentang Sunat Perempuan: Studi Kasus di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus”. Skripsi Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang, 2013.

Mesraini. “Khitan Perempuan antara Mitos dan Legitimasi Doktrinal Keislaman”, Kompas 13 Oktober 2003.

Mustaqim, Muhammad. “Konstruksi dan Reproduksi Budaya Khitan Perempuan: Pergulatan Antara Tradisi, Keberagamaan dan Kekerasan Seksual di Jawa”, Palastren: Jurnal Studi Gender, Vol. 6, No. 1, 2013.

Nawawi (al), Abu Zakariya Yahya b. Sharaf. al-Majmû‘ Sharh al-Muhadhdhab, Muhammad Najib al-Muti‘i (ed.), Vol. 1. Jeddah: Maktabah al-Irshâd, t.th.

Nurdiyana, Tutung. “Sunat Perempuan pada Masyarakat Banjar di Kota Banjarmasin”, Jurnal Komunitas, Vol. 2, No. 2, 2010.

Penulis, Tim. al-Mawsû‘ah al-Fiqhîyah, Vol. 19. Kuwait: Wizârat al-Awqâf wa al-Shu’ûn al-Islâmîyah, 1990.

Qudamah, Abu Muhammad ‘Abd Allah b. Ahmad b. al-Mughnî, ‘Abd Allah b. ‘Abd al-Muhsin al-Turki, Vol. 1. Riyad: Dâr ‘Âlam al-Kutub, 1997.

Qurtubi (al), Muhammad b. Abu Bakr. al-Jami‘ li Ahkâm al-Qur’an, ‘Abd Allah b. ‘Abd al-Muhsin al-Turki (ed.), Vol. 12. Beirut: Muassasat al-Risâlah, 2006.

Ridwan, Zaynab. al-Mar’ah bayn al-Mawrûth wa al-Tahdîth. Kairo: al-Hay’ah al-Misrîyah al-‘Âmmah li al-Kitâb, 2007.

Rokhmah, Islamiyatur dan Hani, Ummu. “Sunat Perempuan dalam Perspektif Budaya, Agama, dan Kesehatan: Studi Kasus di Masyarakat Desa Baddui Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan”, Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, Vol. 11, No. 2. Desember 2015.

Sabuni (al), Muhammad ‘Ali. Safwat al-Tafâsîr: Tafsîr li al-Qur’ân al-Karîm, Vol. 1. Kairo: Dâr al-Sâbûnî, 1997.

Saadawi, Nawal El. Perempuan dalam Budaya Patriarkhi, terj. Zulhimyasri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001.

Sabiq, Sayyid. Fiqh al-Sunnah, Vol. 1. Kairo: al-Fath li I‘lâm al-‘Arabî, t.th.

Sajastani (al), Abu Dawud Sulayman b. al-Ash’ath. Sunan Abî Dâwûd, ‘Izzat ‘Ubayd al-Da’as (ed.). Beirut: Dâr Ibn Hazm, 1997.

Sakti, Yayan dkk. “Sunat Anak Perempuan pada Masyarakat Urban Madura di Surabaya”, Jurnal Penelitian Dinamika Sosial, Vol. 5, No.1, 2004.

Saqa (al), Sayyid. Khitân al-Inâth wa al-Halqah al-Mafqûdah: Nazrah Fiqhîyah Ukhrâ li Khitân al-Inâth al-Shar‘î--Kayfiyyatuh wa al-Fâidah al-Marjuwwah minh. Kairo: al-Murtadhâ li al-Kutub al-Sûdânîyah, 2013.

Sauki, Muhammad. “Khitan Perempuan Perspektif Hadis dan Sirkumsisi Perempuan Menurut WHO”. Skripsi Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2010.

Shawkani (al), Muhammad b. ‘Ali b. Muhammad. Nayl al-Awthâr, Vol. 1. Kairo: Shirkah Maktabah wa Mathba‘ah Mustafâ al-Bâb al-Halabî, t.th.

Syarif, Musa Shalih. Problematika Perempuan, terj. Iltizam Syamsuddin. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1997.

Tilmisani (al), Abu al-Hasan ‘Ali b. Muhammad al-Khaza’i. Takhrîj al-Dalâlât al-Sam‘îyah, Ahmad Muhammad Abu Salamah (ed.). Kairo: al-Majlis al-A‘lâ li al-Shu’û n al-Islâmîyah, 1995.

Turmudhi (al), Abu ‘Isa Muhammad b. ‘Isa b. Sawrah. al-Jâmi‘ al-Shahîh, Ahmad Muhammad Shakir (ed.), Vol. 1. Kairo: Shirkah Maktabah wa Mathba‘ah Musthafâ Bâb al-Halibî, t.th.

WHO, Tim. WHO Guidelines on the Manajement of Health Complications from Female Genital Mutilation. Swiss: WHO Publication, 2016.

Wong, Donna L. dkk., Buku Ajar Keperawatan Pediatrik, terj. Egi Komara Yudha, dkk (Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2009.

Yamani (al), Muhammad b. ‘Ali b. Muhammad al-Shawkani. Nayl al-Awthâr, Vol. 1. Kairo: Syirkah Maktabah wa Mathba‘ah Musthafâ al-Bâb al-Halabî, t.th.

Zamroni, Imam. “Sunat Perempuan Madura: Belenggu Adat, Normativitas Agama, dan Hak Asasi Manusia”, KARSA, Vol. 19, No. 2, 2011.

“Sexual and Reproductive Health: New WHO Guidelines to Improve Care for Millions Living with Female Genital Mutilation” dalam www.who.int/reproductivehealth/news/fgm/en/diakses 15 Agustus 2016.

“WHO Guidelines on the Management of Health Complications from Female Genital Mutilation” dalam http://www.who.int/ diakses 15 Agustus 2016.

http://data.unicef.org/child-protection/fgmc.html /diakses 15 Agustus 2016 dan http://www.unicef.org/protection/57929_ 58002.html/Diakses 15 Agustus 2016

http://www.unicef.org/protection/57929_58002 .html/ Diakses 15 Agustus 2016

UNICEF global databases, 2016, based on DHS, MICS and other nationally representative surveys, 2004-2015 dalam http://data. unicef.org /child-protection/fgmc. Html/ sthash.dwGTIrtN.dpuf /diakses 15 Agustus 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.14421/asy-syir'ah.2017.%25x

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Print ISSN    : 0854-8722

Online ISSN : 2443-0757

Indexed By :

   

 

 

<