Ta’aruf Rules in Digital Room: Study of Matchmaking Process on Biro Jodoh Rumaysho Social Media

Authors

  • Dwi Sri Handayani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.14421/ajish.v56i2.1041

Abstract views: 1661 PDF downloads: 322

Keywords:

Ta'aruf, Biro Jodoh Rumaysho, matchmaking process, social media.

Abstract

Abstract: This study examines the online taa'ruf process through social media that is run by the Biro Jodoh Rumaysho (BJR) and at the same time the reciprocal relationship between managers and participants. Basically, this is a field research, however, in extracting the data, it relies a lot on the internet, so this research can also be categorized as a netnographic study. The results of this study indicate that the Rumaysho Matchmaking Bureau has facilitated many people who want to find a life partner through the stages of ta'aruf. These services are carried out online through social media, such as Instagram, Facebook, and also the Website. The success rate of ta'aruf with this model is relatively high because it has been filtered based on the criteria desired by each potential partner. The ta'aruf process which is carried out in this way has led to a social phenomenon in society which makes ta'aruf a religious and also economic spirit, both for implementing agencies and participants where there is mutuality between the two.

Abstrak: Penelitian ini mengkaji proses taa’ruf secara online yang dijalankan oleh Biro Jodoh Rumaysho dan sekaligus hubungan timbal balik antara pengelola dengan peserta. Pada dasarnya ini merupakan penelitian lapangan namun dalam penggalian datanya banyak bergantung pada internet sehingga penelitian ini juga bisa dikategorikan sebagai studi netnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Biro Jodoh Rumaysho telah banyak memfasilitasi masyarakat yang ingin mencari pasangan hidup melalui tahapan ta’aruf. Layanan tersebut dilakukan secara daring melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan juga Website. Tingkat keberhasilan ta’aruf dengan model ini relatif tinggi karena telah dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh masing-masing calon pasangan. Proses ta’aruf yang dilakukan dengan cara demikian telah memunculkan fenomena sosial masyarakat yang menjadikan ta’aruf sebagai spirit keagamaan dan juga ekonomi, baik untuk lembaga pelaksana maupun peserta yang mana terjadi mutualan di antara keduanya.

References

Agustina, Feri, Anang Pambudi, and Daurat Sinaga. “Pengembangan Sistem Ta’Aruf Online Pada Ta’Aruf Online Indonesia Menggunakan Metode Moscow.” Jurnal Informatika Upgris 6, no. 2 (2021): 1–10. https://doi.org/10.26877/jiu.v6i2.6986.

Ahmad Warson Munawwir. “Kamus Al-Munawwir.” Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.

Akbar, Eliyyil. “TA’ARUF DALAM KHITBAH PERSPEKTIF SYAFI’I DAN JA’FARI.” Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam 14, no. 1 (2015): 55. https://doi.org/10.14421/musawa.2015.141.55-66.

Annisa Putri Sita. “MODEL BIRO JODOH ISLAMI DALAM PERKAWINAN (Studi Kasus Peran Lembaga Biro Jodoh Islami Etty Sunanti Di Surabaya) Annisa.” Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol 2, No (2013).

Azzulfa, Fatihatul Anhar. “Biro Jodoh Online: Kebutuhan Atau Tuntutan.” Al Maqashidi 3, no. 1 (2020): 35–49.

Cahyani, Regita Amelia, and Rizqa Febry Ayu. “BIRO JODOH ONLINE: KEGUNAAN DAN DAMPAK.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 19, no. 2 (2020): 163. https://doi.org/10.31958/juris.v19i2.2362.

Elysia, Eda, Emeraldy Chatra, and Ernita Arif. “Transformasi Makna Ta’aruf Di Era Digital.” Jurnal Komunikasi Global 10, no. 1 (2021): 24–53. https://doi.org/10.24815/jkg.v10i1.19717.

Hakam, Saiful, Cahyo Pamungkas, and Erni Budiwanti. “Ringkasan Hasil Penelitian Komodifikasi Agama-Agama Di Korea Selatan.” Jurnal Kajian Wilayah 7, no. 2 (2017): 159–68.

Handayani, Dyah Ayu Sri. “Peran Pendidikan Pra Nikah Dalam Membangun Kesiapan Menikah Dan Membentuk Keluarga Sakinah,” 2018, 19. http://eprints.umpo.ac.id/4508/.

Hasibuan, Ahmad Soleh. “Penomena Ta’aruf Online; Analisis Istishab Dan Maslahah Mursalah.” Al-Maqasid: Jurnal Imu-Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan 7, no. No 1 (2021): 93–107. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/almaqasid/article/view/3813/pdf_1.

Ibnu Mas’ud. Edisi Lengkap Fiqih Madzhab Syafi’I, Buku 2: Muamalat, Munakahat, Jinayat. Bandung: Pustaka Setia, 2007.

Irfan, Maulana, and Zaenal Abidin. “Perjalanan Cintaku : Sebuah Studi Fenomenologis Tentang Pengalaman Pencarian Jodoh Pada Pria Pengguna Aplikasi Taâ€TMAruf Online Indonesia.” Empati 8, no. 3 (2020): 123–37.

Kurniasari, Dena, and Nurul Sri Utami. “Fenomena Biro Jodoh Online: Kebutuhan Atau Tuntutan.” Al-Mabsut : Jurnal Studi Islam Dan Sosial 15, no. 1 (2021): 1–12. http://ejournal.iaingawi.ac.id/index.php/almabsut/article/view/500.

M. Fauzi Rachman. The Hikmah 4 U. Dar Mizan, n.d.

M.Abdul Mujib, Ahmad Ismail, Syafi’ah. Ensiklopedia Tasawuf Imam Al-Ghazali Mudah Memahami Dan Menjalankan Kehidupan Spiritual. Jakarta: PT. Mizan Publika, 2009.

Niko Ramadhani. “Ini Dampak Perkembangan Teknologi Yang Dapat Dirasakan,” 2020. https://www.akseleran.co.id/blog/perkembangan-teknologi/.

Piötr Sztompka. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: KENCANA, 2017.

Rahman, Fathor, and Ghazian Luthfi Zulhaqqi. “Fenomena Ta’Aruf Online Dan Praktik Komodifikasi Perkawinan Di Dunia Digital.” Kafa`ah: Journal of Gender Studies 10, no. 1 (2020): 63. https://doi.org/10.15548/jk.v10i1.327.

Rahyaputra, Viyasa. Kumpulan Ulasan Politik, Ekonomi, Dan Gaya Hidup Era Digital. Seri Literasi Digital. Jakarta, 2018.

Samsinas, Samsinas. “IBNU KHALDUN: KAJIAN TOKOH SEJARAH DAN ILMU-ILMU SOSIAL.” HUNAFA: Jurnal Studia Islamika 6, no. 3 (2009): 329. https://doi.org/10.24239/jsi.v6i3.143.329-346.

Sapitri, Juliani. “PANDANGAN MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN DAN STUDI ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA TENTANG NILAI-NILAI TA’ARUF (TINJAUAN ETIKA ISLAM)” VI, No. 2 (2022): 51–57.

sindonews. “KALAM,” n.d. https://kalam.sindonews.com/surah/49/al-hujurat.

Syaikh Mahmud Al-Mashiri. Bekal Pernikahan. Jakarta: Qisthi Press, 2012.

Triyani, Anggi, and Indra. “Penentuan Peringkat Calon Pasangan Hidup Dengan Metode Weighted Product (WP) Studi Kasus Ktmu ( Komunitas Ta ’ Aruf Membangun Umat ) Jakarta.” Jurnal Pendidikan Tambusai 6, no. 1 (2022): 2615–27.

Winda Utama. Tentang Ta’aruf. Edited by Funky. I. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2018. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=K6B7DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=ta%27aruf&ots=sThPdw_5z0&sig=8Q_s5zvI5Be-4emO5McCbkMjxWE&redir_esc=y#v=onepage&q=ta’aruf&f=false.

Yuni, Irma. “Urgensi Bimbingan Pranikah Terhadap Pasangan Di Bawah Umur (STUDI DI KEC.BANDAR KAB. BENER MERIAH).” Takammul: Studi Gender Dan Islam Serta Perlindungan Anak 9, no. 2 (2020): 20–44. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/takamul/article/view/12621.

Zakaria Abd Hamid. Kamus Al-Ma’rifah Arab – Kawi. Kuala lumpur: Al-Hidayah Publisher, 2004.

Downloads

Published

10-08-2022

How to Cite

Handayani, D. S. (2022). Ta’aruf Rules in Digital Room: Study of Matchmaking Process on Biro Jodoh Rumaysho Social Media. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 56(2), 223–243. https://doi.org/10.14421/ajish.v56i2.1041

Issue

Section

Articles